Teka Teki Gambar Muhammad
Apakah Jyllands-Posten konsekuen berpijak pada prinsip freedom of speech ?? Apakah penerbitan gambar Muhammad pernah terjadi pada masa lalu ?
Kontroversi pemuatan kartun Muhammad terus bergulir. Tak cukup bagi kita sekedar ikut dalam "euforia" aksi protes maupun tindakan anarkis sebagai reaksi terhadap pemuatan kartun Muhammad oleh Jyllands-Posten. Ada baiknya kita terus mengkaji dan menelusuri secara lengkap fenomena tersebut. Beberapa hal yang perlu ditelusuri antara lain :
1. Terhadap Jyllands-Posten
-Apakah pemuatan kartun utusan Tuhan juga pernah dilakukan terhadap agama lain sebagai wujud konsekuensi penerapan prinsip "freedom of speech"
-Apakah ada unsur kepentingan dalam pemuatan kartun
-Apakah unsur Jyllands-Posten tidak mengetahui aturan-aturan yang ada dalam hukum Islam
-Apakah Jyllands-Posten mengetahui jika ekses pemuatan kartun Muhammad itu bisa menimbulkan bibit perang dunia ke-3
-Apakah Jyllands-Posten mempertimbangkan fungsi dan peran persnya sebelum menerbitkan kartun Muhammad
-Bagaimana standar kode etik jurnalistik yang dianut Jyllands-Posten
2. Terhadap Pemuatan Kartun Muhammad
-Apakah pernah terjadi peristiwa serupa pada masa silam
-Jika pernah terjadi, bagaimana reaksinya
-Apakah masih ada kartun-kartun Muhammad lain yang tetap eksis dan tidak menimbulkan konflik
-Ketika terkait dengan persoalan "no respect"
Pada bagian mana sentral no respect itu. Pada ilustrasi wajah, gambar secara keseluruhan, pesan yang ada di gambar, dll
2 pokok pemikiran di atas begitu mengganjal di hati.
Point 1. Beberapa penjelasan dan jawaban serta hasil penelusuran terus saya teliti.
Dengan satu hipotesis bahwa Jyllands-Posten menerapkan standar ganda dalam penerapan prinsip freedom of speech.
Point 2. Satu hal yang mengejutkan mengenai kartun Muhammad
Kami menemukan sejumlah kartun Muhammad dengan ilustrasi wajah yang jelas. Kartun-kartun itu dibuat pada abad 14 dan 15 oleh sejumlah muslim Persia, Afghanistan dan Uzbekistan. Sejumlah kartun Muhammad lain dibuat oleh beberapa manusia di berbagai penjuru dunia. Anehnya, hingga kini karya-karya tersebut masih tersimpan rapi. Dan siapapun bisa melihat serta menikmati kartun tersebut.Bahkan, dalam Manuskrip Arab Abad Pertengahan tergambar Muhammad dengan penampakan wajah jelas sedang berada di Madinah.
DATA BEBERAPA PENERBITAN GAMBAR MUHAMMAD DENGAN ILUSTRASI WAJAH YANG JELAS
PERSIA
Birth of the Prophet Muhammad from Jami' al-tavarikh (1314-1315)
Mohammed Received by the Four archangels (1436)
Prophet_on_rug (Abad Pertengahan)
AFGHANISTAN
Majmac al-tawarikh (1425)
Mohammed arrives on the shores of the White Sea (1436)
Mohammed meets the prophets Ismail-Is-hak and Lot in paradise (1436)
TURKI
Mohammed praying at the Ka'aba in Mecca
UZBEKISTAN
Ilustrasi Muhammad (1514)
Kontroversi tersebut seolah tiada berujung. Satu sisi kukuh pada prinsip demokrasi. Satu sisi, gigih dengan prinsip keyakinan spiritual.
Terkait dengan hal tersebut di atas, ada baiknya jika kita mengingat pepatah, ngracut busananing manungso. Masing-masing pihak berusaha menahan diri. Duduk bersama untuk membicarakan suatu persoalan adalah jalan terbaik yang patut diakui paling sulit untuk dilakukan. Namun, hal itu niscaya akan bermuara pada jalan keluar yang akan membawa umat manusia pada titik cerah peradaban.
Main Menu
Affiliates
Advertisers
grafx factory Digital Design
Jotosan Jakarta - Resources and Services for Expatriates in Indonesia
Edipro - professional copy writers, editors and content writers
Sandra TK in Jakarta
interact
Suara Anda
Apakah kebebasan berpendapat bisa diaplikasikan 100% dalam membuka wacana suatu persoalan agama?
Ya, mutlak bisa aplikasikan
Ya, tapi harus berjalan sesuai aturan agama yang bersangkutai
Tidak bisa diaplikasikan


View results
articles